exobet77 Semen Padang tahan imbang 10 pemain PSIM Yogyakarta
Padang (ANTARA) - Kesebelasan Semen Padang FC menahan imbang PSIM Yogyakarta dengan skor akhir 0-0 dalam lanjutan BRI Super League pekan Ke-24 yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim,exobet77 Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu malam.
"Permainan berakhir 0-0 dan ini hasil yang tidak kita inginkan karena kita banyak sekali punya peluang," kata pelatih Semen Padang FC Dejan Antonic usai laga.
Dejan mengaku kecewa banyaknya peluang emas yang didapatkan anak asuhnya namun tidak satu pun yang berhasil membuahkan gol. Di babak kedua, pelatih berkebangsaan Serbia tersebut mengganti strategi namun langkah itu juga tidak memberikan hasil positif.
Pada awal-awal babak pertama Semen Padang FC mendapatkan beberapa kali peluang emas namun tidak berhasil dikonversi menjadi gol. Peluang pertama lahir di menit keempat lewat tendangan bebas yang dilepaskan oleh Angelo Meneses.
Sepakan kaki kanan pemain belakang Kabau Sirah tersebut melambung tipis di atas mistar gawang PSIM Yogyakarta yang dikawal oleh Cahya Supriadi. Tak berselang lama, anak asuh Dejan Antonic kembali mendapatkan kans mencetak gol lewat aksi solo Kasim Botan.
Baca juga: PSIM waspadai motivasi tinggi Semen Padang
Baca juga: PSIM tak khawatir Ze Valente absen hadapi Semen Padang
Pemain bernomor punggung 22 tersebut berhasil lepas dari jebakan offside sebelum melepaskan tendangan yang meluncur deras di sisi kanan gawang PSIM Yogyakarta. Beberapa menit kemudian, tim tuan rumah kembali mendapatkan sejumlah peluang salah satunya lewat tendangan Firman Juliansyah namun sepakannya masih bisa dihalau barisan pemain belakang tim tamu.
Pada menit Ke-36 petaka datang bagi PSIM Yogyakarta setelah wasit Naufal Adya Fairuski menghukum Fahreza Sudin dengan kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Samuel Simanjuntak. Dalam pertandingan itu, Samuel langsung ditandu tim medis dan dilarikan dengan ambulans untuk mendapatkan penanganan intensif.
Pada babak kedua anak asuh Dejan Antonic bermain lebih tenang dan rapi. Sementara, Laskar Mataram julukan PSIM Yogyakarta lebih banyak menunggu kesempatan dan sesekali melakukan serangan balik ke jantung pertahanan Semen Padang FC.
PSIM Yogyakarta bukan tanpa perlawanan dalam laga tersebut. Satu tendangan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan anak asuh Jacobus Johannes Martinus nyaris berbuah gol. Beruntung bagi Semen Padang FC aksi gemilang Rendy Oscario berhasil menepis bola dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Hingga tambahan waktu empat menit di penghujung babak kedua, kedua tim sama-sama tidak mampu menjebloskan si kulit bundar. Dengan hasil itu Semen Padang kini masih tertahan di zona degradasi, atau menempati urutan Ke-16 hasil dari 24 pertandingan BRI Super League musim 2025-2026. Sementara, PSIM Yogyakarta berada di urutan kedelapan.
Baca juga: Persebaya Surabaya imbang lawan Persib Bandung 2-2
Baca juga: Persita curi tiga poin penuh dari markas PSM Makassar
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
-
Pelatih Persib: Laga lawan Persebaya akan berlangsung sengitBojan Hodak tegaskan persaingan meraih juara akan sengit hingga akhirKurniawan anggap semua calon lawan di Piala AFF U17 cukup beratBorneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang PersijaBali United ditahan imbang kontra Persijap tanpa golAbsen lawan Borneo, pelatih ungkap Mauro Zijlstra alami cedera pahaBojan Hodak waspadai agresivitas Persik KediriPersebaya tampil tanpa beban hadapi juara bertahan PersibRizky Ridho sayangkan Persija kembali buang poin di kandangPSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasi
下一篇:Persis Solo jaga asa bertahan setelah kalahkan Persik 2
- ·SIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawan
- ·Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
- ·Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija
- ·Sergio Castel tak alami cedera serius seusai laga kontra Persebaya
- ·Absen lawan Borneo, pelatih ungkap Mauro Zijlstra alami cedera paha
- ·TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- ·PSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series
- ·Timnas Indonesia di Grup B Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- ·Pelatih Bali United: Kemenangan atas Arema angkat percaya diri pemain
- ·Menkeu belum berencana naikkan harga BBM subsidi imbas harga minyak
- ·Timmas futsal putri gagal ke final setelah disingkirkan Australia
- ·Kontra Bali, Persijap berharap ulangi performa seperti lawan Persebaya
- ·PWI kecam dugaan intimidasi wartawan pada laga Malut lawan PSM
- ·Marc Klok tegaskan FIFA Series sangat penting untuk timnas Indonesia
- ·Semen Padang tahan imbang 10 pemain PSIM Yogyakarta
- ·OKI kecam peningkatan kekerasan oleh pemukim Israel di Tepi Barat
- ·Pelatih akui Madura United tampil buruk ketika dibantai Persita
- ·Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan
- ·Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- ·Persik siap hadapi Persis untuk kembali ke jalur kemenangan
- ·Bojan Hodak waspadai agresivitas Persik Kediri
- ·Juventus tumbangkan Pisa setelah evaluasi taktik
- ·Milo sebut Persis butuh satu permainan terbaik untuk menang
- ·Milo sebut Persis butuh satu permainan terbaik untuk menang
- ·Pelatih akui Madura United tampil buruk ketika dibantai Persita
- ·Carlos Pena puas dengan kemenangan besar Persita atas Madura
- ·PSIM kembali ke jalur kemenangan usai atasi PSBS 4
- ·Timmas futsal putri gagal ke final setelah disingkirkan Australia
- ·Alasan Hector Souto bawa skuad berbeda di Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- ·Borneo tekuk Arema 3
- ·Persija tertahan di JIS, Mauricio sesalkan kurangnya kontrol permainan
- ·Nova Arianto panggil 28 pemain untuk ikuti TC timnas U
- ·Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- ·Persebaya tampil tanpa beban hadapi juara bertahan Persib
- ·Akhiri perjuangan di AFF Futsal 2026, Indonesia huni peringkat empat
- ·PSSI soroti kasus rasisme dan ingatkan larangan suporter tandang
